Tampilkan postingan dengan label Financial Planning. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Financial Planning. Tampilkan semua postingan

Selasa, 08 Oktober 2019

Seminar Financial Parenting Hacks : Sebuah Penyesalan (1)


Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh

Hai temans, ceritanya hari Sabtu, tanggal 28 September 2019 lalu, saya dan sahabat saya (Mbak Nita), alhamdulillah berkesempatan menghadiri acara kopdar ketiga komunitas buibu gercep. Walaupun kami berdua bukan anggota komunitas tersebut, alhamdulillah seneng banget bisa ikut nimbrung menimba ilmu di seminar ini.

Sejujurnya, yang membuat saya pengeeeen banget ikut adalah karena pembicaranya mbak Prita Ghozie. Pas bener mbak.. bulan lalu saya abis baca bukunya mbak Prita yang judulnya Make It Happen! dan bikin review sederhana. Trus penasaran, trus akhirnya daftar deh. Ya Allah..mbaknya beneran bening ya ternyata, wkwkwk..





Ini mbak Nita, hehe.. dateng-dateng kami udah foto dong sama little bee, salah satu sponsor yang kami baru tahu dan setelah dicoba ternyata haruuuum dan lembut.

Acara keren ini diadakan di PSW Hotel di daerah Antasari, Jakarta Selatan dengan MC mbak Tania Putri yang ternyata saya tonton sinetronnya pas dulu masih SMA, haha. Sekarang kami sama-sama udah bukan anak muda tapi anak dua.


Sesi pertama adalah seminar dari mbak Prita tentang cara mengelola keuangan keluarga dan dana pendidikan, dan sesi kedua adalah seminar dari seorang psikolog anak, yaitu mbak Anastasia Satriyo, tentang mempersiapkan anak siap sekolah. Di acara kedua pun saya dapet ilmu banyaaaak dari mbak Anas. Dan ini adalah sebuah penyesalan saya. Nyesel kenapa ga dari dulu sih ya taunya T.T

Saat datang, saya dan mbak Nita dapet buku gratis loh dari mbak Prita.. bukunya berjudul MoneySmart Parent yang ditulis oleh mbak Prita dan mbak Nadia Mulya. Seneeeng banget. Belum lagi dikasih goodiebag yang isinya banyaaak, hehe.. sayangnya ga bisa bawa pulang doorprize aja.


Lumayan beut ya cyiiin..dapet buku bagus dan gretong

MATERI SEMINAR “Cara Mengelola Keuangan Keluarga dan Dana Pendidikan”


Karena materinya cukup panjang dan menarik, di sini saya akan sampaikan beberapa highlight dari seminar ini yaaaa…
  • Yang pertama kita harus smart dan “smart”nya kita tidak hanya book-smart tetapi juga harus street-smart. Book-smart adalah pintar akibat belajar dari teori, buku, maupun dari kelas. Sedangkan street-smart adalah pintar karena pengalaman atau pengetahuan yang didapat dari “jalanan”. 
  • Jangan sampai anak kita menjadi sandwich generation, yaitu generasi yang menanggung beban orang tuanya dan anaknya. Bagaimana caranya? Persiapkan masa pensiun kita dengan baik. Kita sebagai orang tua selalu ingin memberi yang terbaik untuk anak-anak kita, namun kita kerap kali lupa untuk menyiapkan yang terbaik bagi diri kita sendiri.
  • Seringkali biaya terbesar di hidup kita adalah untuk membiayai gaya hidup. Namun ternyata, yang dimaksud gaya hidup bukan melulu tentang belanja. Social life kita juga sangat berpengaruh dengan biaya gaya hidup.
  • Cashless society ternyata ada bahayanya juga lho.. karena saat membayar menggunakan uang tunai, ada rasa kehilangan yang kita rasakan. Saat liat dompet trus sadar bahwa uang tinggal sedikit, maka kita akan mengerem dulu aktivitas belanja kita. Sedangkan dengan uang di dompet digital maupun di kartu atm, kita tidak merasakan rasa kehilangan tersebut.
  • Bahaya bayar tunda. Dengan bayar tunda, kita akan mengkonsumsi atau membeli barang yang sesungguhnya belum kita bayar dan akan menjadi beban kita di bulan depan. Saat barangnya sudah habis kita konsumsi, di bulan mendatang akan datang tagihan yang terkadang belum kita siapkan dananya atau jangan-jangan sebenarnya di luar kemampuan kita.
  • Nah, kalau ditanya investasi apa ya enaknya? Tabel ini bisa membantu temen-temen untuk menentukan produk investasi yang akan dipilih.


Gambar diambil dari akun Instagram @zapfinance

  • Lalu, bagaimana kita mengalokasikan gaji kita? Hehe..ingeeet, playingnya jangan didahuluin yaa, hehe.. aku banget ini..

Gambar juga diambil dari akun Instagram @zapfinance. Beneran deh, banyak info-info penting di akun Instagramnya @zapfinance..
  •      Mbak Prita juga menjelaskan cara menghitung besaran investasi per bulan kita sesuai dengan tingkatan pendidikan anak kita. Untuk penjelasan bagian ini, adanya di buku MoneySmart Parent J.  Tapii..kita dikasih panduan cara menyiapkan dana pendidikan anak nih..


    Wow. Selain cakep, ternyata mbak Prita menyampaikan ilmu ini dengan cara yang “fresh” dan bikin kita ga nyadar, tau-tau udah selesai T.T . Walaupun ilmunya bisa kita pelajari dari buku-buku mbak Prita maupun akun Instagram @zapfinance, tapi bisa dijelaskan langsung oleh beliau adalah salah satu pengalaman saya yang supeeer keren. Hehe..

    Nah, untuk materi dari pembicara selanjutnya akan saya tulis di lain kesempatan yaa.. Ga kalah seru kok. Terima kasiiih banget buat panitia dan mbak Nita yang udah ngajakin saya buat dateng ke seminar ini. Mana pulang-pulang bawa goodie bag segambreng lagi, hehe… senang ^^.

Wassalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.



Minggu, 08 September 2019

REVIEW BUKU : MAKE IT HAPPEN! - BUKU PINTAR RENCANA KEUANGAN UNTUK WUJUDKAN MIMPI -


Judul Buku : Make It Happen!
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Cetakan : Kelima, Mei 2018
Tebal : 244 halaman



Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh, teman-temankuh :D

Di kesempatan ini, saya ingin bercerita tentang buku yang baru selesai saya baca, yaitu Make It Happen! Tampilan bukunya seperti ini nih…


Source : google.co.id

Sebelumnya, saya nggak tahu-menahu tentang mbak Prita, seorang perencana keuangan independen yang juga ibu  dari dua anak, sampai suatu saat nongollah beliau di salah satu channel youtube.
Dalam benak saya waktu itu, saya berfikir, “Wih, cantik ya ini mbak, hehe. Pinter pula. Nulis buku pula.”
Source: google.co.id

Akhirnya karena penasaran, saya beli deh buku ini via shopee.

Buku ini berisi tahapan-tahapan perencanaan keuangan kita, baik untuk yang sudah berkeluarga maupun yang belum berkeluarga, supaya kita dapat fokus meraih impian kita yang tentunya membutuhkan dukungan finansial. Saat membeli buku ini, saya juga mendapat booklet “12 Bulan Menuju Make It Happen!” yang berisi financial checklist untuk membantu saya selama 12 bulan melakukan tahapan perencanaan keuangan.

Foto milik pribadi

Selain kata pengantar, pendahuluan, dan pelengkap lainnya, buku ini berisi 8 bab yang ditulis dengan menarik disertai tampilan yang menarik pula serta kekinian. Ini salah satu tampilan isi bukunya, ya.

Foto milik pribadi

8 bab yang dijelaskan oleh mbak Prita Ghozie antara lain:
Bab 1 : Keluarga – Mimpi Terbesar
Bab 2 : Sudah Sehatkah Keuangan Anda?
Bab 3 : Membuat Rencana Keuangan
Bab 4 : Produk Keuangan 101
Bab 5 : Mimpi #1 : Membeli Rumah
Bab 6 : Mimpi Indah : Anak-anak yang Happy
Bab 7 : Mimpi Cantik : The Pleasures
Bab 8 : Mimpi Terbesar : Masa Pensiun yang Nyaman

Jujur, mbak Prita menjelaskan hal-hal yang sesungguhnya berat namun dengan bahasa yang ringan dan enak dibaca. Selain itu, mungkin karena saya dan mbak Prita sama-sama seorang ibu, jadi apa yang beliau bahas seringkali membuat saya berpikir, “Oooo.. bener juga ya.” “Kenapa nggak kepikiran, ya.” Atau “Nah iya nih, ternyata nggak cuman saya yang punya masalah seperti ini”.

Selain berisi penjelasan dari si penulis, buku ini juga disertai tips, cerita pengalaman dari beberapa orang, juga terdapat semacam isian atau latihan yang bisa menjadi “pemanasan” untuk kita sebelum bener-bener melakukan perencanaan keuangan.

Beberapa hal penting yang saya dapat dari buku mbak Prita ini adalah:
  1. Menempatkan KEBUTUHAN di atas KEINGINAN. Hal ini sebenarnya sudah sering banget saya dengar, tapi teteup aja berat saat dilaksanakan.
  2. Menyepakati waktu khusus bersama suami untuk membicarakan tentang “uang”. Waktu khusus tersebut tentunya berbeda-beda untuk tiap keluarga. Bisa sebulan sekali, 2 pekan sekali, atau sesuai kesepakatan masing-masing. Yang terpenting, kesepakatan itu harus “dijalankan” bukan hanya “direncanakan”, hehe. O iya, selain komunikasi dengan pasangan, komunikasi dengan anak mengenai “uang” ini juga nggak kalah penting lho..
  3. Memperbaiki lagi rencana kami untuk dana pendidikan, dana pensiun, dana darurat, dana kesehatan, dana liburan, dan "investasi lainnya. Dari buku ini, saya diingatkan lagi tentang perbedaan MENABUNG dengan INVESTASI.
  4. Setelah membaca penjelasan mengenai berbagai produk investasi, saya mulai meneliti kembali produk mana yang cocok untuk masing-masing pos kebutuhan kami. Di buku ini, mbak Prita juga menjelaskan kelebihan dan kekurangan masing-masing produk, jangka waktu, serta risiko-risikonya. Produk yang dijelaskan cukup banyak, yaitu tabungan, deposito, tabungan berjangka, surat utang, saham, emas, property, dan reksa dana.
  5. Membenahi portofolio keuangan keluarga kami. Selain dengan memperbaiki gaya hidup agar sesuai dengan keuangan, saya juga ingin sekali segera melunasi hutang yang ada agar bisa berfokus melakukan investasi untuk masa depan yang lebih baik.

Untuk yang sudah fasih dengan ilmu financial planning, buku ini bisa menjadi bahan penyegaran dan membangkitkan semangat kita lagi untuk menata keuangan kita. Rencananya, saya juga tertarik untuk membaca buku mbak Prita yang lain, yaitu buku “Cantik, Gaya, dan Tetap Kaya” serta buku “Pension Ready, Pension Happy”.
Hmmm.. enaknya baca yang mana duluan ya?

Source: google.co.id







Wassalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.

Mini Project

 Assalamu'alaykum warahmatullah wabarakatuh. Akhirnya sampai juga di bagian mini project. Mini project yang disusun oleh kami bertiga (s...